Aksi Bakar Rumah Dilakukan Pria Depresi di Jombang Usai Gagal Jadi TNI

Aksi Bakar Rumah Dilakukan Pria Depresi di Jombang Usai Gagal Jadi TNI – Sunarto (30) nekat membakar tempat tinggalnya di Desa Karangmojo, Plandaan, Jombang. Usut miliki usut, nyatanya aktor menderita masalah jiwa semenjak tidak berhasil jadi anggota TNI.

Kapolsek Plandaan AKP Akwan menjelaskan, tindakan bakar rumah ini dikerjakan Sunarto pagi hari barusan jam 02.45 WIB. Rumah berdinding papan kayu seluas 6×8 mtr. persegi itu hangus dilalap api.

“Ia membakar kursi memakai bensin, lalu api menyebar ke semua rumah. Tempat tinggalnya terbuat dari papan kayu hingga gampang terbakar,” kata Akwan waktu dihubungi, Jumat (29/3/2019).

Ia menerangkan, Sunarto menderita masalah jiwa semenjak seputar 12 tahun yang kemarin. Itu sesudah Sunarto tidak berhasil waktu mendaftarkan jadi anggota TNI.

Masalah kejiwaan itu, kata Akwan, membuat Sunarto sering mengamuk di tempat tinggalnya. Akan tetapi Sunarto tidak sempat menyerang masyarakat di seputar tempat tinggalnya. Situasi Sunarto yang sering mengamuk membuat ibunya, Sutarmi (60) ketakutan.

Untuk makan keseharian, Sunarto memperoleh kiriman dari saudaranya yang tinggal satu kampung dengannya. Sebab Sunarto tidak sempat kerja. Sampai sekarang ini status Sunarto masih tetap lajang.

“Sebab takut, seputar 2-3 tahun waktu lalu ibunya geser ke rumah anaknya di Desa Mlerek, Kecamatan Plandaan. Jadi, Sunarto tinggal sendirian di dalam rumah itu,” terangnya.

Akwan mengaku tidak ada saksi yang lihat Sunarto membakar tempat tinggalnya. Tindakan bakar rumah sendiri itu terkuak dari pernyataan Sunarto. Sesudah membakar tempat tinggalnya, Sunarto masih tetap berkeliaran di tempat.

“Tidak ada saksi yang lihat, itu pernyataan Sunarto waktu saya tanyai. Ia menyengaja membakar tempat tinggalnya sendiri,” katanya.

Kebakaran itu menghanguskan semua bangunan rumah Sunarto. Diperlukan waktu seputar 2,5 jam untuk mematikan api. Menurut Akwan, kerugian karena peristiwa ini seputar Rp 30 juta.

Walau demikian, Sunarto tidak diamankan oleh polisi. Pria dengan masalah jiwa itu diserahkan ke pihak keluarga serta piranti Desa Karangmojo.

“Saya berikan ke keluarga serta pamongnya. Keluarga serta pihak desa masih tetap musyawarah, gagasannya akan dibawa ke rumah sakit jiwa,” pungkasnya.